Belajar Kejuruan di SMK
Belajar adalah sebuah upaya dalam mendapatkan perubahan disebabkan oleh adanya sebuah proses yang disengaja untuk mendapatkan sesuatu yang bermanfaat untuk menunjang adanya perubahan itu ke arah lebih baik, adanya peningkatan yang terukur dan terevaluasi baik menyangkut hal tentang sikap, pengetahuan, dan ketrampilan. Belajar merupakan usaha positif manusia dan dikehendaki oleh Tuhan agar manusia memanfaatkan waktu hidup mereka bagi insan manusia lainnya, makhluk lainnya, bahkan bisa berpengaruh pada keberadaan Ciptaan Tuhan yang ada di alam semesta ini agar tetap aman dan lestari. Intinya belajar harus yang positif dan membangun segala aspek yang seharusnya Tuhan inginkan, bukan hanya sekedar memuaskan bathin manusia.
Belajar bisa dilaksanakan dimanapun dan kapanpun, belajar pada siapapun, dan belajar berlaku untuk siapapun. yang dibutuhkan adalah penyaringan bijak dari iman manusia dalam meneladani yang mereka pelajari.
Belajar tidak memandang muda atau tua, Belajar tidak memandang kecil atau besar, Belajar tidak memandang kaya atau miskin, Belajar tidak memandang jabatan atau kedudukan, Belajar tidak memandang orang berdosa atau orang yang merasa suci
Belajar adalah kewajiban manusia selama mereka masih hidup.
Belajar berkenan di hadapan Tuhan.
Belajar di jenjang pendidikan Paud, TK,SD, SMP/MTS, SMA/SMK sederajat, merupakan kesempatan baik yang harus kita syukuri sebagai karunia Tuhan untuk kita bisa menambah ilmu pengetahuan, sikap, dan ketrampilan. Hal kecil pun kita perlu pelajari dengan ketulusan dan keihklasan. Belajar dari hal yang kecil, kita menjadi orang besar.
Belajar di jenjang SMK ada pembelajaran praktek mapel jurusan yang merupakan pengejawantahan dari teori mata pelajaran tersebut. Teori yang dipraktekkan dengan tujuan memudahkan pemahaman terhadap kompetensi ilmu yang didapat melalui teori tersebut. Dengan modal ilmu yang didapat dari guru mata pelajaran tersebut sebagai bahan peserta didik dalam mengembangkan diri mereka di Dunia Usaha dan Industri ( Du/i ) dan sebagai tempat observasi dan wawancara untuk mendapatkan masalah dan dibawa ke jurusan untuk mendiskusikan masalah tersebut, dikupas, dianalisa, dan dipresentasikan, sehingga terjadi pembelajaran yang mandiri, kreatif, dan inovatif dengan bimbingan guru sebagai fasilitator dan motivator. Bukti pembelajaran tersebut akan menghasilkan laporan yang ilmiah sebagai karya yang terukur.
Guru mata pelajaran jurusan adalah sumber informasi akurat sebagai pelaku pendidikan yang sudah terukur keilmuannya oleh pemerintah maupun badan-badan peverifikasi. Dengan kemampuan akademis dan pengalaman selama pelaksana akademika yang sudah mengalami beberapa fase pengalaman, pendidikan, diklat, dll, tidak diragukan lagi mutu kompetensinya untuk menjadi sumber informasi pengetahuan yang akurat.
Belajar kejuruan di SMK, membuat pembelajaran lebih bervariasi dikarenakan banyak metode, strategi, model, maupun media yang dapat diaplikasikan dalam praktek pembelajaran sehari-hari. Belajar yang menyenangkan sehingga kedua belah pihak merasa enjoy dalam belajar, sharing and growing together.
Belajar untuk kita, belajar untuk berbagi, belajar untuk Tuhan. Amin.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar