Cinta, sayang, kasih, setia, kepercayaan, kejujuran, kesederhanaan, Kesabaran, menghargai orang lain, toleransi dalam kebinekaan, konsisten, dapat dipercaya.
Senin, 07 November 2022
1.1.a.9. Aksi Nyata - Penerapan Modul 1.1 JURNAL REFLEKSI KONTRIBUSI NYATA PENERAPAN PEMIKIRAN KI HAJAR DEWANTORO DI KELAS DAN SEKOLAH SEBAGAI PUSAT PENGEMBANGAN KARAKTER
1.1.a.8 Koneksi Antar Materi - Kesimpulan dan Refleksi Modul 1.1. CGP a.7
1.1.a.8 Koneksi Antar Materi -Kesimpulan dan Refleksi Modul 1.1
Yang saya percaya tentang murid dan pembelajaran di kelas SEBELUM saya
mempelajari modul 1.1:
Menurut saya, mengajar khususnya
di sekolah saya, murid masih kurang adanya minat dan bakat tentang bersekolah,
didukung orang tua yang berlatar belakang tidak bersekolah. Belajar dianggap
sulit dijalani. Ini mempengaruhi banyak murid yang malas untuk pergi ke
sekolah, dan berliterasi. Mereka hanya bersekolah hanya untuk dapat uang saku.
Tetapi saya tetap masuk mengajar sesuai jadwal. Tetap ingin bertemu dan
berinteraksi dengan mereka. Mungkin sudah kebiasaan saya ketika saya mengajar
di tempat lain. Jadi keadaan yang seperti itu tidak menyurutkan niat saya untuk
terus mengajar. Mengajar sudah menjadi hidup saya. Konsisten mengajar dengan
berinovasi dan berkreasi agar mereka senang ketika belajar, tidak merasa
terpaksa dan menderita. Walaupun keadaan di tempat sangat mengherankan.
Ada kebingungan di pemikiran
saya, kenapa berbeda?, dengan saat saya masih mengajar di Jawa. Sikap murid dan
guru terhadap pandangannya pada bagaimana penanganan murid di sekolah. Apakah
dengan paksaan, hukuman, dan sanksi ? Beberapa guru mengatakan bahwa cara
mendidik murid di sini harus begitu caranya, karena mereka berbeda dengan di
tempat lain. Hati saya merasa bertolak belakang dengan pendapat yang sudah
membudaya itu. Tetap saya tidak pernah mengambil cara seperti itu. Saya mengikuti
hati untuk kerja keras, luangkan waktu untuk mencari cara, metode, media,
strategi pembelajaran. Pendidikan adalah tempat persemaian benih-benih
kebudayaan dalam masyarakat. KHD memiliki keyakinan bahwa untuk menciptakan
manusia Indonesia yang beradab maka pendidikan menjadi salah satu kunci utama
untuk mencapainya. Pendidikan dapat menjadi ruang berlatih dan bertumbuhnya
nilai-nilai kemanusiaan yang dapat diteruskan atau diwariska
Yang berubah dari pemikiran atau perilaku saya setelah mempelajari
modul ini;
Ternyata kebingungan saya akan
bagaimana mengajar di Rote Ndao menjadi pasti. Apa yang saya sudah lakukan itu
sudah benar, hanya perlu penekanan dan penegasan tentang tulisan yang masih
samar-samar yang ada di hati saya.
Tugas guru adalah menuntun
sebagai pamong. Menuntun tumbuh /hidupnya kekuatan alam dan zamannya. Mereka
hidup dan tumbuhnya menurut kodratnya sendiri.
Butuh penguasaan diri menghadapi
watak biologis yang tidak dapat berubah. Menyadari adanya kodrat alam dan zaman
pada anak.
Menebalkan budi pekerti secara
holistic dan seimbang karena kesempurnaan budi pekerti mampu menuju
kebijaksanaan. Relevansinya adalah keharusan beriorientasi tertuju pada anak,
Berhamba pada anak.
Pendidikan adalah tempat
persemaian benih-benih kebudayaan dalam masyarakat. KHD memiliki keyakinan
bahwa untuk menciptakan manusia Indonesia yang beradab maka pendidikan menjadi
salah satu kunci utama untuk mencapainya. Pendidikan dapat menjadi ruang
berlatih dan bertumbuhnya nilai-nilai kemanusiaan yang dapat diteruskan atau
diwariskan.
Yang dapat segera saya terapkan lebih baik agar kelas saya
mencerminkan KHD
Belajar berpusat pada anak, anak
merdeka dalam belajar, anak diberi kebebasan namun pendidik sebagai ‘pamong’
dalam memberi tuntunan dan arahan agar anak tidak kehilangan arah dan
membahayakan dirinya. Anak merdeka dalam berkreasi dan berinovasi, dimana guru
sebagai pemberi teladan, pembimbing dan motivator untuk anak yang mana anak bagai sehelai kertas yang sudah
ditulis penuh, tetapi semua
tulisan-tulisan itu masih samar. Pendidik berkewajiban dan berkuasa menebalkan
segala tulisan yang suram dan yang berisi baik agar kelak nampak sebagai budi
pekerti yang baik.
Bagian yang biologis sebagai
dasar hidup manusia dan dikatakan tidak berubah lagi selama hidup, sedangkan
bagian intelligible berkaitan dengan kecerdasan pikiran masih dapat berubah
menurut pengaruh pendidikan/keadaan. Jadi kita sebagi guru tidak bisa berkeinginan
pada murid, seperti menanam apel, ingin tumbuh buah anggur. Tetapi kita tidak
boleh putus asa jika menemukan suatu keunikan dan hambatan pada murid, kita
harus bisa MENGUASAI DIRI secara tetap dan kuat akan dapat melenyapkan
/mengalahkan tabiat-tabiat biologis yang tidak baik. Menguasai diri merupakan
tujuan pendidikan dan maksud keadaban. Watak biologis/budi pekerti adalah jiwa
,manusia yang bersifat tetap dan pasti.
Budi pekerti dapat dikatakan
sebagai hasil dari bersatunya gerak pikiran, perasaan, dan kemauan/kehendak
sehingga menimbulkan tenaga. Mendidik
siswa dengan cara mengajar yang menyenangkan dengan media pemainan yang
disesuaikan dengan materi mapel Bahasa Inggris. Mendidik tentang cekatan, seksama,
menjernihkan penglihatan , perhitungan, perkiraan, kekuatan, kesehatan,
keberanian, sikap tertib dan teratur.
Menggunakan asas tricon dalam
mengajar ; harus kontinuetit dengan kebudayaan sendiri, konvergensi dengan
kebudayaan yang ada, konsentris pada alam-alam kebudayaan sedunia.
Maksud pengajaran dan pendidikan
yang berguna untuk perikehidupan bersama ialah memerdekakan manusia sebagai
bagian dari persatuan (rakyat). Manusia merdeka adalah manusia yang hidupnya
lahir atau batin tidak tergantung pada orang lain, akan tetapi bersandar atas
kekuatan sendiri.
Kamis, 03 November 2022
Heran?
Sang Pencetus Filosofi Pendidikan Bapak Ki Hajar Dewantoro
Ing Ngarso Sun Tulodho
Ing Madyo Mangun Karso
Tut Wuri Handayani
Di depan kita menjadi teladan bagi orang lain,
Di saat kita berada di tengah-tengah,
Kita memberikan bimbingan, arahan, dan tuntunan,
Ketika kita berada di belakang, kita harus memberi dorongan dan motivasi yang positif dan tulus.
Engkau berkata bahwa pengajaran adalah bagian pendidikan.
Pengajaran adalah menuntun tumbuh kembanganya kodrat peserta didik.
Tugas guru salah satunya adalah sebagai 'Pamong'
Menuntun , mengarahkan, membimbing kodrat anak agar bisa memperbaiki lakunya ( dasarnya ).
Hanya menuntun karena kodrat alam yang menyangkut sifat dan bentuk merupakan watak biologis yang pasti.
Watak biologis tidak bisa diubahkan oleh manusia.
Tetapi menjadi seorang guru tidak seharusnya putus asa,
seorang guru membutuhkan penguasaan diri untuk mewujudkan peradaban manusia.
Seperti Teori Convergetie mengatakan bahwa Seorang anak bagai sehelai kertas yang sudah tertulisi penuh, tetapi masih samar-samar. Untuk itu tugas guru adalah memperjelas tulisan yang samar-samar tersebut.
Keluarga mempunyai peran yang utama dalam pembentukan budi pekerti/watak, dimana budi pekerti merupakan perwujudan gerak pikiran, perasaan, dan kehendak/kemauan.
Pertumbuhan dan hidup anak dipengaruhi oleh kodrat alam dan zaman. Kodrat alam yan meliputi sifat dan bentuk. Kodrat zaman yaitu isi dan irama. Anak sebagai ciptaan Tuhan Yang Maha Esa, mempunyai corak warna yang berlainan dan bermacam-macam, harus bisa menyaring hal-hal yang ada sesuai kearifan yang sudah ada di Indonesia.
Nasehat Senja di Kutub Selatan
Pendidikan karakter
Pendidikan merupakan salah satu aspek yang harus dilalui oleh setiap makhluk hidup, terutama, manusia yang masih hidup. Pen...
-
KEPUTUSAN KEPALA BADAN STANDAR, KURIKULUM, DAN ASESMEN PENDIDIKAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI NOMOR 008/H/KR/20...
-
Pagiku Terbangun terdengar kicauan burung, Gemericik gemerucuk seperti musik, Mata ini lengket masih enggan terbuka, Kule...





























