Senin, 07 November 2022

1.1.a.9. Aksi Nyata - Penerapan Modul 1.1 JURNAL REFLEKSI KONTRIBUSI NYATA PENERAPAN PEMIKIRAN KI HAJAR DEWANTORO DI KELAS DAN SEKOLAH SEBAGAI PUSAT PENGEMBANGAN KARAKTER

 


1.1.a.9. Aksi Nyata - Penerapan Modul 1.1

JURNAL REFLEKSI KONTRIBUSI NYATA PENERAPAN PEMIKIRAN KI HAJAR DEWANTORO DI KELAS DAN SEKOLAH SEBAGAI PUSAT PENGEMBANGAN KARAKTER.

Perasaan saya selama melakukan perubahan di kelas, saya merasa bahagia setiap melaksanakan tugas dan kewajiban saya sebagai pendidik. Hati merasa  lebih legowo dan ikhlas, lebih bisa memahami dan menerima, inilah kodratku sebagai seorang guru. Merasa tidak bimbang dan tidak bingung lagi harus bagaimana melangkah, harus ambil sikap yang mana agar sesuai lazimnya yang harus dilakukan. 

Ide atau gagasan yang timbul sepanjang proses perubahan, yaitu saya lebih giat dan fokus pada anak dalam proses mengajar di kelas, menuntun budi pekerti mereka lebih intensif di sela-sela pembelajaran di kelas. Mengenali watak biologis anak lebih dekat untuk mengarahkan dan membimbing anak memiliki budi pekerti yang baik. Keberagaman jenis anak bisa mempengaruhi anak yang lain, sehingga sebagai guru, saya harus bisa lebih menguasai diri secara tetap dan kuat akan dapat melenyapkan / menyalahkan tabiat-tabiat biologis yang tidak baik. Karena watak biologis manusia tidak dapat lenyap dari jiwa manusia, tetapi pendidik tidak boleh putus asa tentang hal ini. Menguasai diri merupakan tujuan pendidikan dan maksud keadaban. 
Nilai-nilai ketuhanan, jasmani, keindahan, dan kesopanan, juga perlu dibelajarkan pada anak walaupun saya tidak mengajar PKN, Agama, dan BK. 

Pembelajaran dan pengalaman dalam bentuk catatan praktik baik;
Tugas guru adalah mengajar, memberi ilmu/berfaedah buat hidup anak-anak, baik lahir maupun bathin.
Mendidik , menuntun dalam hidup tumbuhnya anak-anak. Maksudnya , yaitu menuntun segala kodrat yang ada pada anak-anak agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya, baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat.
Pendidik hanya dapat menuntun tumbuh/hidupnya kekuatan-kekuatan kodrat anak, agar dapat memperbaiki hidup dan tumbuhnya , karena mereka tumbuh dan hidupnya menurut kodratnya sendiri ( bathin dan hidup lahir anak-anak karena kekuatan kodrat ).
 
‘Foto bercerita’ dari seluruh rangkaian pelaksanaan (perencanaan, penerapan dan refleksi) aksi Anda. 
                                    Belajar Membuat Caption








Anda juga dapat memasukkan ‘testimoni’ dari rekan guru dan murid yang terlibat dalam proses perubahan yang Anda lakukan. 

1.1.a.8 Koneksi Antar Materi - Kesimpulan dan Refleksi Modul 1.1. CGP a.7

1.1.a.8 Koneksi Antar Materi -Kesimpulan dan Refleksi Modul 1.1

Yang saya percaya tentang murid dan pembelajaran di kelas SEBELUM saya mempelajari modul 1.1:

Menurut saya, mengajar khususnya di sekolah saya, murid masih kurang adanya minat dan bakat tentang bersekolah, didukung orang tua yang berlatar belakang tidak bersekolah. Belajar dianggap sulit dijalani. Ini mempengaruhi banyak murid yang malas untuk pergi ke sekolah, dan berliterasi. Mereka hanya bersekolah hanya untuk dapat uang saku. Tetapi saya tetap masuk mengajar sesuai jadwal. Tetap ingin bertemu dan berinteraksi dengan mereka. Mungkin sudah kebiasaan saya ketika saya mengajar di tempat lain. Jadi keadaan yang seperti itu tidak menyurutkan niat saya untuk terus mengajar. Mengajar sudah menjadi hidup saya. Konsisten mengajar dengan berinovasi dan berkreasi agar mereka senang ketika belajar, tidak merasa terpaksa dan menderita. Walaupun keadaan di tempat sangat mengherankan.

Ada kebingungan di pemikiran saya, kenapa berbeda?, dengan saat saya masih mengajar di Jawa. Sikap murid dan guru terhadap pandangannya pada bagaimana penanganan murid di sekolah. Apakah dengan paksaan, hukuman, dan sanksi ? Beberapa guru mengatakan bahwa cara mendidik murid di sini harus begitu caranya, karena mereka berbeda dengan di tempat lain. Hati saya merasa bertolak belakang dengan pendapat yang sudah membudaya itu. Tetap saya tidak pernah mengambil cara seperti itu. Saya mengikuti hati untuk kerja keras, luangkan waktu untuk mencari cara, metode, media, strategi pembelajaran. Pendidikan adalah tempat persemaian benih-benih kebudayaan dalam masyarakat. KHD memiliki keyakinan bahwa untuk menciptakan manusia Indonesia yang beradab maka pendidikan menjadi salah satu kunci utama untuk mencapainya. Pendidikan dapat menjadi ruang berlatih dan bertumbuhnya nilai-nilai kemanusiaan yang dapat diteruskan atau diwariska

Yang berubah dari pemikiran atau perilaku saya setelah mempelajari modul ini;

Ternyata kebingungan saya akan bagaimana mengajar di Rote Ndao menjadi pasti. Apa yang saya sudah lakukan itu sudah benar, hanya perlu penekanan dan penegasan tentang tulisan yang masih samar-samar yang ada di hati saya.

Tugas guru adalah menuntun sebagai pamong. Menuntun tumbuh /hidupnya kekuatan alam dan zamannya. Mereka hidup dan tumbuhnya menurut kodratnya sendiri.

Butuh penguasaan diri menghadapi watak biologis yang tidak dapat berubah. Menyadari adanya kodrat alam dan zaman pada anak.

Menebalkan budi pekerti secara holistic dan seimbang karena kesempurnaan budi pekerti mampu menuju kebijaksanaan. Relevansinya adalah keharusan beriorientasi tertuju pada anak, Berhamba pada anak.

Pendidikan adalah tempat persemaian benih-benih kebudayaan dalam masyarakat. KHD memiliki keyakinan bahwa untuk menciptakan manusia Indonesia yang beradab maka pendidikan menjadi salah satu kunci utama untuk mencapainya. Pendidikan dapat menjadi ruang berlatih dan bertumbuhnya nilai-nilai kemanusiaan yang dapat diteruskan atau diwariskan.

Yang dapat segera saya terapkan lebih baik agar kelas saya mencerminkan  KHD

Belajar berpusat pada anak, anak merdeka dalam belajar, anak diberi kebebasan namun pendidik sebagai ‘pamong’ dalam memberi tuntunan dan arahan agar anak tidak kehilangan arah dan membahayakan dirinya. Anak merdeka dalam berkreasi dan berinovasi, dimana guru sebagai pemberi teladan, pembimbing dan motivator untuk anak  yang mana anak bagai sehelai kertas yang sudah ditulis penuh, tetapi  semua tulisan-tulisan itu masih samar. Pendidik berkewajiban dan berkuasa menebalkan segala tulisan yang suram dan yang berisi baik agar kelak nampak sebagai budi pekerti yang baik.

Bagian yang biologis sebagai dasar hidup manusia dan dikatakan tidak berubah lagi selama hidup, sedangkan bagian intelligible berkaitan dengan kecerdasan pikiran masih dapat berubah menurut pengaruh pendidikan/keadaan. Jadi kita sebagi guru tidak bisa berkeinginan pada murid, seperti menanam apel, ingin tumbuh buah anggur. Tetapi kita tidak boleh putus asa jika menemukan suatu keunikan dan hambatan pada murid, kita harus bisa MENGUASAI DIRI secara tetap dan kuat akan dapat melenyapkan /mengalahkan tabiat-tabiat biologis yang tidak baik. Menguasai diri merupakan tujuan pendidikan dan maksud keadaban. Watak biologis/budi pekerti adalah jiwa ,manusia yang bersifat tetap dan pasti.

Budi pekerti dapat dikatakan sebagai hasil dari bersatunya gerak pikiran, perasaan, dan kemauan/kehendak sehingga menimbulkan tenaga.  Mendidik siswa dengan cara mengajar yang menyenangkan dengan media pemainan yang disesuaikan dengan materi mapel Bahasa Inggris. Mendidik tentang cekatan, seksama, menjernihkan penglihatan , perhitungan, perkiraan, kekuatan, kesehatan, keberanian, sikap tertib dan teratur.

Menggunakan asas tricon dalam mengajar ; harus kontinuetit dengan kebudayaan sendiri, konvergensi dengan kebudayaan yang ada, konsentris pada alam-alam kebudayaan sedunia.

Maksud pengajaran dan pendidikan yang berguna untuk perikehidupan bersama ialah memerdekakan manusia sebagai bagian dari persatuan (rakyat). Manusia merdeka adalah manusia yang hidupnya lahir atau batin tidak tergantung pada orang lain, akan tetapi bersandar atas kekuatan sendiri.


Belajar berpusat pada anak. Berhamba pada anak




Kamis, 03 November 2022

Heran?

                               Heran... 

Iya .. heran yang setinggi-tingginya!! 
Bagaimana bisa ?? 
Bagaimana bisa, yang abu - abu dikatakan putih? 
Bagaimana bisa, seekor kelinci kelihatan seperti seekor buaya ? 

Heran merupakan perwujudan perasaan yang menurut seseorang, yang menyatakan sesuatu terjadi di luar nalar pemikiran manusia biasa sehingga menimbulkan perasaan tersebut. 

Heran.. kesalahan dianggap menjadi sebuah kebenaran. 
Heran ... kebenaran dianggap sebagai kesalahan. 
Sudah terbolak-balik!! 
Yang berbuat salah, merasa nyaman nyaman nyaman di posisinya. 
Yang berbuat benar, dihujat, difitnah, dan disisihkan di kolong kelam. 

Keputusan sulit diambil, 
Kebijakan sabagai dalih untuk sebuah pertolongan, 
Perubahan ke arah praktik baik, sulit terjadi, 
Keadilan yang berkebijaksanaan ? 
Tiada lagi.. tiada mampu tercipta di permukaan bumi ini, 
Harta, jabatan, kesombongan... penuh mewarnai, 
Adil bisa terbeli, 
Kebijaksanaan bisa teramplopi, 
Dunia maya merana, gelisah, dan berduka, 
Permata telah habis tercuri oleh tangan-tangan terkendali ambisi, 

Heran... 
Lenyap sepi penguasaan diri hakiki, 
Strata, tahta, harta, wanita, dan .. ta lainnya mengaburkan intuisi hati, 

Tuhan, ku hanya ingin koreksi diri, 
Ku ingin jadi diri sendiri, 
Jalan syurgaku ada di tangan tak berdaya ini, 
Untuk apa mendapatkan semua duniawi jika harus mengorbankan syurgawi ? 

#hidupinihanyasementara


Sang Pencetus Filosofi Pendidikan Bapak Ki Hajar Dewantoro


Sang Pencetus Filosofi Pendidikan ' Bapak Ki Hajar Dewantoro'


Kuingat Filosofimu, Bapak ! 
Ing Ngarso Sun Tulodho 
Ing Madyo Mangun Karso
Tut Wuri Handayani

Di depan kita menjadi teladan bagi orang lain, 
Di saat kita berada di tengah-tengah, 
Kita memberikan bimbingan, arahan, dan tuntunan, 
Ketika kita berada di belakang, kita harus memberi dorongan dan motivasi yang positif dan tulus. 

Engkau berkata bahwa pengajaran adalah bagian pendidikan. 
Pengajaran adalah menuntun tumbuh kembanganya kodrat peserta didik. 

Tugas guru salah satunya adalah sebagai 'Pamong'
Menuntun , mengarahkan, membimbing kodrat anak agar bisa memperbaiki lakunya ( dasarnya ). 
Hanya menuntun karena kodrat alam yang menyangkut sifat dan bentuk merupakan watak biologis yang pasti. 

Watak biologis tidak bisa diubahkan oleh manusia. 
Tetapi menjadi seorang guru tidak seharusnya putus asa, 
seorang guru membutuhkan penguasaan diri untuk mewujudkan peradaban manusia. 
Seperti Teori Convergetie mengatakan bahwa Seorang anak bagai sehelai kertas yang sudah tertulisi penuh, tetapi masih samar-samar. Untuk itu tugas guru adalah memperjelas tulisan yang samar-samar tersebut. 

Keluarga mempunyai peran yang utama dalam pembentukan budi pekerti/watak, dimana budi pekerti merupakan perwujudan gerak pikiran, perasaan, dan kehendak/kemauan.
Pertumbuhan dan hidup anak dipengaruhi oleh kodrat alam dan zaman. Kodrat alam yan meliputi sifat dan bentuk. Kodrat zaman yaitu isi dan irama. Anak sebagai ciptaan Tuhan Yang Maha Esa, mempunyai corak warna yang berlainan dan bermacam-macam, harus bisa menyaring hal-hal yang ada sesuai kearifan yang sudah ada di Indonesia. 

Nasehat Senja di Kutub Selatan

     Nasehat Senja di Kutub Selatan  

Biarkan  saja orang mencemoohkan apa yang telah atau sedang kamu lakukan, 
Tetapi pasti dan percaya, orang yang mencemoohkanmu atas karyamu akan meneladanimu walaupun dalam diam, 
Karena tahukah engkau bahwa orang tersebut hanya dipenuhi kecemburuan akan keunikanmu. 
Tatap lurus terus ke depan, tak usah peduli dengan cemooh !! 
Orang yang suka mencemooh itu menunjukkan seberapa nilai kodrat alamnya  !!! 
Tugasmu.. 
Apa yang kamu lakukan... 
Sikapmu... 
Pendidikanmu... 
Profesimu.. 
Prestasimu... 
Kodrat alammu.. 
Semua sudah membuat orang lain mencontohimu, orang lain ingin sepertimu, 
Kamu sudah menjadi sumber inspirasinya, walaupun mereka gengsi mengakui, 

Karena Kamu berharga kamu bernilai, kamu berpotensi, 
Seberapa dalam orang ingin menenggelamkanmu ke lumpur sekalipun, Engkau tetap bersinar, Engkau akan tetap berkilau, 
Tetap sabar, tetaplah jujur, tetaplah minta ampun pada Tuhan, Tetaplah mengakui bahwa Tuhan lah yang 'Maha' di atas segala yang 'Maha".
Tuhan akan selalu menjagaimu, dimanapun dan sampai kapanpun, 

Jangan berduka di saat orang lain mendukakanmu, 
Jangan merana di saat orang lain meninggalkanmu, 
Tidak penting..punya teman jika tidak menyayangi kelemahanmu. 
Tidak membanggakan .. punya harta melimpah ruah,.. jika keberadaan hartamu akan mengubah dirimu menjadi tidak berakhlak mulia. 
Sabar... sabar... dalam Tuhan. 

Apa guna... kawanku? 
Dunia sudah hampir sampai ujungnya. 
Dunia sudah menguncup. 
Matahari telah lelah berputar, 

Sadarlah... sadarlah!!! 

Tuhan Yang Pengampun, ampuni aku, ampuni dosa-dosa ku, ampuni Tuhan 🙏🙏

#theendoftheworld

Pendidikan karakter

     Pendidikan merupakan salah satu aspek yang harus dilalui oleh setiap makhluk hidup, terutama, manusia yang masih hidup. Pen...