Sabtu, 02 Juli 2022

Apa yang membedakan Manusia dan hewan ?


Tuhan telah menciptakan makhluk hidup, termasuk manusia, hewan, dan tumbuhan. Diciptanya makhluk hidup dengan tujuan untuk mengisi ekosistem di alam sehingga terjadi keseimbangan. 

       
                 salah satu tanaman

Mata rantai kehidupan akan lestari jika ekosistem ini berjalan dengan benar. 
Manusia diciptakan Tuhan sebagai makhluk ciptaan paling sempurna diantara yang lainnya.
 
Manusia diharapkan sebagai pengendali alur kehidupan di muka bumi ini. Pengendali dalam arti bahwa dengan kemuliaan yang dikaruniakan maka manusia bisa tetap menjaga kelestarian dan melestarikan segala yang sudah ada. 
       
Manusia terlahir dengan dikaruniai akal budi dan akhlak mulia, mempunyai perasaan (emosional) dan kepandaian ( Intelegence).

Dengan kelebihan itu manusia mampu berfikir memakai otaknya sebelum bertindak melakukan sesuatu perbuatan.Dengan perasaan,manusia bisa saling menghargai,mengasihi,dan menghormati satu dengan yang lainnya. Emosional bisa mengetahui yang mana kerabat, sanak saudara, teman maupun lawan dalam hal makanan dan bisnis. 

Sekarang kita membahas, bagaimana dengan hewan yang hampir sama dalam gerak dan mampu berpindah tempat. 

Apa yang membedakan manusia dan hewan ? 

Hewan diciptakan seperti manusia juga, bisa bertumbuh, berkembang, bernafas, berdarah, berpindah tempat, dll. 
Tetapi ada hal yang krusial, mengapa hewan berbeda dengan manusia. 
Hewan tidak mempunyai perasaan, mereka hanya punya insting yang terbangun dari sebuah kebiasaan. Biasa mandi, biasa tidur di tempat tertentu, biasa makan sesuatu, biasa melakukan sesuatu. Semua karena kebiasaan. 

Hewan bisa melupakan sanak saudara jika mereka sudah dipisahkan dan tidak biasa hidup bersama. Hewan hanya mengandalkan kekuatan untuk bisa menguasai lainnya. Kekuatan fisik untuk menindas dan mengalahkan yang lemah. Menghalalkan kemauannya untuk mendapatkan yang dia mau. Tidak peduli tatanan hidup yang harus dipertanggungjawabkan. Tidak berakal mulia, tidak berhikmat, dan tidak pula beragama. sehingga tidak ada perasaan berdosa. 

Jika diaplikasikan pada tingkah laku dan karakter kita, lebih baik yang mana, manusia berakhlak hewan atau manusia berakhlak manusia ? 
Masing-masing mempunyai pilihan untuk menentukan. 

Yang penting,jangan mengaku memilih manusia berakhlak manusia jika pada kenyataannya , tidak melakukan akhlak sebagai manusia.@sebagai pesan moral buat kita semua.
Semoga opini ini bisa menjadi pembelajaran dalam hidup kita.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pendidikan karakter

     Pendidikan merupakan salah satu aspek yang harus dilalui oleh setiap makhluk hidup, terutama, manusia yang masih hidup. Pen...