Menikmati Pekerjaan dalam Tuhan
Pengkotbah : Bpk Manafe
Pengkhotbah 9 : 9
Nikmatilah hidup dengan isteri yang kaukasihi seumur hidupmu yang sia-sia, yang dikaruniakan TUHAN kepadamu di bawah matahari, karena itulah bahagianmu dalam hidup dan dalam usaha yang engkau lakukan dengan jerih payah di bawah matahari.
Jika menekuni pekerjaan kita, Tuhan akan memberkati kita.
Bekerjalah dg sekuat tenaga, bekerja dengan sungguh-sungguh dan dengan baik di hadapan Tuhan.
Tidak ada pekerjaan yang hina di dunia ini. Tekuni dengan hati.
Dedikasi, loyalitas, kerja yang baik, kepedulian akan mengantar kita ke arah keberhasilan.
Mari menghargai pekerjaan kita karena itu bagian dari pelayanan. Memulai dari hal yang kecil.
Kita selalu menghadirkan Tuhan dalam setiap pekerjaan kita.
Pengkhotbah 9 : 8
Biarlah selalu putih pakaianmu dan jangan tidak ada minyak di atas kepalamu.
Di dalam pekerjaan Tuhan ingin kita suci hati dengan bersih di hadapan Tuhan.
Tanpa roh kudus dalam pekerjaan kita, maka pekerjaan kita tidak diberkati.
Andalkan roh kudus supaya hati kita tenang. Apa yang kita dapatkan Tuhan juga ikut campur tangan menjagai kita.
Ketika kita salah, Roh kudus akan mendorong kita kembali ke jalan yang lurus.
Pembelajaran yang kita dapat dengan melihat pengalaman yang dialami oleh orang lain.
Pengkhotbah 5 : 10
(5-9) Siapa mencintai uang tidak akan puas dengan uang, dan siapa mencintai kekayaan tidak akan puas dengan penghasilannya. Inipun sia-sia.
Adakalanya kita tidak puas dengan kekayaan yang kita dapat.
Pengkhotbah 9 : 10
Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga, karena tak ada pekerjaan, pertimbangan, pengetahuan dan hikmat dalam dunia orang mati, ke mana engkau akan pergi.
Jika diberi tanggung jawab akan pekerjaan, maka kita harus melaksanakan dengan suka cita di hadapan Tuhan.
Tuhan akan menuntun kita menjadi sampai dengan apa yang kita doakan.
Kerja dengan jujur , harus diselesaikan dengan baik, kerja dengan setia pada Tuhan, Tuhan akan membawa kita menuju pada apa yang tidak pernah kita bayangkan.
Kesaksian yang sangat membenarkan apa yang sebenarnya terjadi pada kebanyakan orang yang setia pada Tuhan.
Apapun pekerjaan kita, atau jika kita belum mendapatkan pekerjaan, percaya dan andalkan Tuhan dalam hidup kita.
Kesimpulan akan Firman Tuhan :
Kita belajar memiliki sikap yg benar
Kita mampu melaksanakan pekerjaan yang dipercayakan dengan penuh tanggung jawab di hadapan Tuhan.
Kita memanfaatkan waktu hidup kita untuk berguna bagi orang lain.
Semoga tulisan ini bisa membimbing penulis untuk menyadari bahwa hidup ini terlahir dengan janji akan selalu BERIBADAH pada Tuhan, memuji dan menyembahNYa, agar penulis tidak lupa akan JANJInya pada Tuhan tersebut sehingga menghendaki terlahir. Tuhan tolong Ampuni dosaku ini...Tuhan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar