Selasa, 27 Desember 2022

Forum Komunikasi Modul 1.1 Filosofi Pendidikan Indonesia Ki hadjar Dewantoro

Forum Komunikasi Modul 1.1

Forum komunikasi ini disediakan sebagai sarana komunikasi antara fasilitator dan peserta selama mempelajari Modul 1.1.A. Refleksi Filosofi Pendidikan Indonesia Ki Hadjar Dewantara.

 Refleksi Filosofi Pendidikan Indonesia Ki hadjar Dewantoro

* Yang saya ketahui tentang filosofi Pendidikan Indonesia Ki Hajar Dewantoro adalah Beliau mempunyai mempunyai kalimat filosofi yang terkenal, " Ing ngarso sung tulodo, Ing madya mangun karso, tut wuri handayani. Di depan sebagai pemimpin, sebagai tenaga pendidik, kita harus bisa digugu, ditiru, baik tindakan, sikap, dan perbuatan. Jika kita posisi di tengah, kita harus bisa membimbing, dan di belakang kita bisa memotivasi. Ajaran pendidikan ini saya sudah dapat ketika saya masih sekolah di sekolah dasar pada mata pelajaran PMP ( sekaran PKN ). 

Dalam pendidikan ada pengajaran, Pengajaran merupakan proses Pendidikan dalam memberi ilmu atau berfaedah untuk kecakapan hidup anak secara lahir dan batin, sedangkan Pendidikan  memberi tuntunan terhadap segala kekuatan kodrat yang dimiliki anak agar ia mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai seorang manusia maupun sebagai anggota masyarakat. Pendidikan bertujuan untuk menuntun (memfasilitasi/membantu) anak untuk menebalkan garis samar-samar agar dapat memperbaiki laku-nya untuk menjadi manusia seutuhnya.

KHD menegaskan juga bahwa didiklah anak-anak dengan cara yang sesuai dengan tuntutan alam dan zamannya sendiri. Artinya, cara belajar dan interaksi murid Abad ke21, tentu sangat berbeda dengan para murid di pertengahan dan akhir abad ke-20.

Menurut KHD, budi pekerti, atau watak atau karakter merupakan perpaduan antara gerak pikiran, perasaan dan kehendak atau kemauan sehingga menimbulkan tenaga.

Budi pekerti juga dapat diartikan sebagai perpaduan antara Cipta (kognitif), Karsa (afektif) sehingga menciptakan Karya (psikomotor). Lebih lanjut KHD menjelaskan, keluarga menjadi tempat yang utama dan paling baik untuk melatih pendidikan sosial dan karakter baik bagi seorang anak.

*Relevansi pemikiran KHD dengan konteks pendidikan Indonesia saat ini dan konteks pendidikan di sekolah Anda secara khusus:

Tujuan pendidikan Ki Hadjar dewantara yaitu untuk membangun peserta didik menjadi manusia beriman dan bertaqwa, merdeka lahir batin, budi pekerti yang luhur, cerdas dan berketerampilan, sehat jasmani dan rohani agar menjadi anggota masyarakat yang mandiri dan bertanggung jawab atas kesejahteraan tanah air serta manusia pada umumnya dan mengharamkan hukuman disiplin dengan paksaan atau kekerasan karena itu akan menghilangkan jiwa merdeka anak. 

Ada beberapa poin relevansi pemikiran kHD dengan Pendidikan Indonesia saat ini: 

1. Keimanan dan ketakwaan

2. Pembentukan karakter / akhlak

3. Pembentukan jiwa mandiri / merdeka

* Apakah saya merasa sudah melaksanakan pemikiran KHD dan memiliki kemerdekaan dalam menjalankan aktivitas sebagai guru, 

Saya pribadi dengan jujur sudah melaksanakan pemikiran beliau walaupun belum optimal, disebabkan adanya hambatan-hambatan yang harus saya lalui. JIka di dalam kelas dan pada ranah mata pelajaran saya, saya merdeka dalam menjalankan strategi model, metode, dan media yang saya gunakan untuk peserta didik saya. Peserta didik merdeka dalam berinovasi dan berkreasi dalam mengekspresikan daya cipta, karsa, dan karyanya dengan akhlak yang cerdas. Saya sebagai tenaga pendidik berusaha hanya sebagai pembimbing untuk peserta didik. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pendidikan karakter

     Pendidikan merupakan salah satu aspek yang harus dilalui oleh setiap makhluk hidup, terutama, manusia yang masih hidup. Pen...