MAKNA MELUAS DARI KATA LITERASI
1. Menurut Elizabeth Sulzby
Literasi menurut Elizabeth Sulzby adalah kemampuan seseorang dalam berbahasa dan berkomunikasi. Dimana orang tersebut tidak hanya memiliki kemampuan membaca saja. Tetapi juga memiliki kemampuan menyimak, berbicara serta menulis.
2. Menurut Harvey J. Graff
Sependapat dengan pendapat Harvey J. Graff, yang mengartikan bahwa literasi adalah kemampuan seseorang dalam membaca dan menulis. Setidaknya dengan dua hal ini masyarakat menjadi lebih melek ilmu pengetahuan.
3. Menurut Jack Goody
Sebenarnya pendapat Jack goody pun juga sama inti dari pengertian literasi. Yaitu kemampuan individu dalam membaca dan menulis. Namun hemat saya, memang literasi itu sangat penting. Karena pentingnya peranan literasi inilah mampu menentukan kredit point sebuah Negara.
4. Menurut Kamus Online Merriam – Webster
Menurut kamu online marriam Webster literasi adalah kemampuan melek aksara pada individu. Dimana melek aksara ini tidak hanya diartikan sebagai melek aksara dalam arti sebenarnya, misalnya membaca buku dan semacamnya.
5. Menurut Alberta
Berbeda pendapat dengan Alberta. Ia mendefiniskan lebih kritis terhadap dunia literasi. Dimana ketika seseorang membaca dan menulis, selain mendapatkan pengetahuan, juga mengasah ketrampilan, berfikir kritis terhadap masalah yang ada.
6. Menurut Cardon
Mengartikan sebagai sumber ilmu yang sifatnya membangun imajinasi individu tersebut. Tidak hanya itu saja, literasi juga diartikan oleh Cordon sebagai sarana untuk menjelajahi dan mencari ilmu pengetahuan.
7. Menurut Goody dan Kern
Goody mengartikan literasi sebagai kemampuan membaca dan menulis. Beda dengan Kern yang mendefinisikan literasi memiliki 7 prinsip pendidikan. Dimana ketujuh prinsip tersebut meliputi interpretasi, kolaborasi, konvensi, pengetahuan kultural, pemecahan masalah, refleksi diri dan penggunaan bahasa. Dimana ketujuah prinsip tersebut saling berpengaruh.
1. Literasi Baca Tulis
Salah satu jenis literasi yang akan menggantikan Ujian Nasional adalah literasi baca tulis. Literasi baca tulis adalah kemampuan kita dalam memahami isi teks tertulis, baik yang eksplisit maupun implisit dan juga mencakup kemampuan kita untuk menuangkan ide dan gagasan ke dalam tulisan. Membaca dan menulis sendiri merupakan literasi yang paling awal dikenal dalam sejarah peradaban kita sebagai manusia. Tak heran bila literasi baca tulis merupakan bagian dari literasi dasar.
2. Literasi Numerasi
Literasi numerasi juga merupakan bagian dari literasi dasar. Literasi numerasi sendiri merupakan kecakapan kita dalam menggunakan simbol dan angka matematika dasar untuk memecahkan masalah praktis kehidupan sehari-hari. Kecakapan literasi numerasi memberi kita kemampuan untuk menganalisis informasi matematis. Kemudian, interpretasi analisis tersebut dapat kita gunakan untuk membuat prediksi, memperhitungkan, maupun mengambil keputusan.
3. Literasi Sains
Literasi sains adalah sebuah literasi yang menekankan pada kemampuan kita untuk memahami fenomena alam di sekitar kita. Tak hanya fenomena alam, literasi sains juga mencakup fenomena sosial.
4. Literasi Finansial
Literasi finansial adalah pengetahuan tentang keuangan. Tak selesai pada pengetahuan saja, literasi finansial juga mencerminkan kecakapan kita dalam menerapkan pemahaman, konsep, risiko, dan keterampilan dibidang finansial.
Literasi finansial yang baik berdampak pada kesejahteraan finansial yang baik. Dampak positif ini tak hanya pada tataran pribadi, tapi juga dalam skala sosial yang lebih luas.
5. Literasi Digital
Literasi digital merupakan literasi yang memberi kita kecakapan untuk tak hanya memperoleh, tapi juga menyaring informasi. Informasi yang kita peroleh hari ini datang membanjir tanpa mampu kita hentikan. Literasi digital lebih mengacu pada penggunaan komputer dan internet. Kemampuan berpikir kritis, mengevaluasi media digital, serta membuat konten komunikasi juga merupakan bagian dari literasi digital.
6. Literasi Budaya dan Kewargaan
Literasi ini juga mencakup hak dan kewajiban kita sebagai warga negara, memiliki literasi budaya dan kewargaan memberi kita pemahaman nilai yang kuat sebagai warga negara Indonesia.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar